KIS
Komunitas Iket Sunda

Blog

Iket Sunda

Posted by rizalsyafrial@yahoo.com on December 9, 2011 at 11:15 PM

Iket Sunda merupakan salah satu kelengkapan busana daerah Sunda yang digunakan priasebagai penutup kepala. Iket Sunda dibuat dari kain batik yang dibentuk sedemikian rupasehingga menjadi model-model yang khas sebagai tutup kepala daerah Sunda. Pada umumnyadipakai oleh masyarakat umum yang disebut cacah atau somah. Model-model iket Sundamemiliki nama yang diasosiasikan dengan alam lingkungan masyarakat Sunda sepertiBarangbang Semplak atau Mantokan, Parékos atau Paros yang terdiri dari Parékos Nangka atauKebo Modol, Parékos Jéngkol, Lohen atau Paltén, Tutup Liwet atau Duk Liwet. Selain itu dikenalpula nama Porténg dan Kolé Nyangsang.

 

Penelitian akan mengemukakan kembali desain iket Sunda yang pernah ada, sistemkehidupan masyarakat Sunda pada masa lalu dan mendata iket Sunda sebagai kekayaan budayaSunda. Selain itu mengetahui sejauhmana fungsi sosial iket Sunda bagi masyarakatpendukungnya, meningkatkan apresiasi dan pemahaman umum terhadap desain iket Sunda, jugamencari alternatif usaha-usaha pelestarian iket Sunda.Penelitian ini menggunakan metode penelitian kebudayaan dengan pendekatan kualitatifdan berdasarkan analisis deskriptif.

 

Penelitian mengenai iket Sunda ini berkaitan erat dengansejarah iket Sunda, estetika pada iket Sunda, perkembangan kebudayaan serta prilaku masyarakatpemakainya yang mempengaruhi perkembangan iket Sunda dari masa ke masa. Metodependekatan dalam penelitian ini menggunakan teori transformasi budaya dan pergeseran sistemnilai, dengan pertimbangan bahwa iket Sunda dalam pemakaiannya telah terjadi perubahandalam berbagai segi. Penelitian ini menemukan bahwa iket Sunda masih digunakan sebagai pelengkap busanasehari-hari pada sebagian kecil masyarakat Sunda khususnya Bandung dan Sumedang. Namunpada umumnya iket Sunda digunakan sebagai pelengkap busana adat, busana tari dan busanapertunjukkan rakyat.

 

Model-model iket Sunda kini sudah hampir tidak dikenal masyarakat Sunda.Walaupun demikian model-model yang masih dipakai dan dikenal sudah mengalami perubahanbaik bentuk, penggunaan kain, ukuran kain, ragam hias, warna, cara pakai, kesempatanpemakaian, terlebih fungsinya yang semula sebagai pelengkap busana yang menunjukkanidentitas pemakai serta memenuhi nilai tatakrama kini sebagai penanda yang menunjukkan etnikSunda bagi pemakainya

 

sumber:

http://webcache.googleusercontent.com/search?hl=id&gbv=2&gs_sm=c&gs_upl=6817l7207l0l9750l4l4l0l0l0l0l156l469l2.2l4l0&q=cache:4zjnrgUgrUkJ:http://www.fsrd.itb.ac.id/wp-content/uploads/2007/11/DESAIN%20IKET%20SUNDA%20DI%20BANDUNG%20DAN%20SUMEDANG.pdf+iket+sunda&ct=clnk


Categories: None

Post a Comment

Oops!

Oops, you forgot something.

Oops!

The words you entered did not match the given text. Please try again.

Already a member? Sign In

3 Comments

Reply Wahyu Affandi Suradinata
6:59 AM on December 10, 2011 
Wahyu1953
Reply Dani Irvan Rendoon
5:53 AM on March 24, 2013 
Tariris ku reueus, bungah jeung bagja urang sunda geus warani make identitasna, hayu urang tingkatkeun ti sagala arah status rahayat, bangkit......tanjeurkeun deui ki sunda nu geus lila can kuliat-kuliat acan.....
Reply 1406. Sepyandri Nugraha
2:15 AM on May 8, 2013 
bangea

Recent Videos

877 views - 4 comments
750 views - 3 comments
438 views - 0 comments
592 views - 0 comments

Recent Forum Posts

No recent posts